A Study on the Falsification of Health Certificates: Perspective of Criminal Law and Professional Ethics
Main Article Content
Abstract
The law responsibility of doctors in issuing patient health certificates is an important issue that has a broad impact on community trust and the health system. This research aims to analyze the synchronization of regulations and forms of law responsibility of doctors based on Indonesian legislation. Research uses a normative law method with an analytical and conceptual approach, as well as secondary data from literature and legislation. The results show that vertical synchronization of regulations already exists, however horizontal harmonization still needs to be improved. Doctors' responsibilities cover civil, criminal, and administrations aspects, with the main challenges in implementation being weak supervision and inconsistent sanctions. To improve the effectiveness of regulations, it is necessary to harmonize rules, provide law education for doctors, and strengthen supervision. As a result, this research contributes to efforts to improve integrity and professionalism in medical practice.
Article Details
Section
How to Cite
References
Alexandra, I. (2012). Etika dan Hukum Pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Grasia Book Publisher.
Ali, M. (2012). Dasar-Dasar Hukum Pidana. Sinar Grafika, Jakarta.
Bahder, J. N. (2005). Hukum Kesehatan Pertanggungjawaban Dokter. PT. Aneka Cipta, Jakarta.
Fadhilah, A., Absori, A., Yuspin, W., & Setiyawan, W. (2023). Kesadaran Hukum Dokter di dalam Memberikan Keterangan Sakit Kepada Pasien di Karesidenan Surakarta. Soepra Jurnal Hukum Kesehatan, 9(2), 157-168.
Febrian, T. T., & Shinta. (2010). Perlindungan Hukum bagi Pasien. Prestasi Pustaka, Jakarta.
Fuady, M. (2013). Perbuatan Melawan Hukum: Pendekatan Kontemporer. Citra Aditya Bakti, Bandung.
Guwandi, J. (2016). Dokter, Pasien, dan Hukum. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Harahap, Y. (1986). Segi-Segi Hukum Perjanjian. Alumni, Bandung.
Hayck, F. A. V. (2001). Tanggung Jawab Individu. Pradya Paramitha, Jakarta.
Hendrik. (2018). Etika dan Hukum Kesehatan. EGC, Jakarta.
Ibrahim, J. (2007). Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Bayumedia Publishing, Malang.
Ishak. (2012). Dasar-Dasar Ilmu Hukum. Sinar Grafika, Jakarta.
Jayanti, N. K. I. (2002). Penyelesaian Hukum dalam Malpraktik Kedokteran. Pustaka Yustisia, Yogyakarta.
Johan, B. (2005). Hukum Kesehatan Pertanggungjawaban Dokter. PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Kholis, K.N., N. Chamim, J. A. Susanto, D. Darmawan, & M. Mubarak. (2023). Analyzing Electronic Medical Records: A Comprehensive Exploration of Legal Dimensions within the Framework of Health Law, International Journal of Service Science, Management, Engineering, and Technology, 4(1), 36–42.
Kusuma, A. E. (2009). Transaksi Terapeutik dalam Upaya Pelayanan Medis di Rumah Sakit. Citra Aditya Bakti, Bandung.
Machmud, S. (2008). Penegakan Hukum dan Perlindungan Hukum bagi Dokter yang Diduga Melakukan Medikal Malpraktek. Mandar Maju, Bandung.
Mandar Maju. Mamudji, S. S., & Sri, M. (2012). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Maria, F. (1998). Ilmu Perundang-Undangan. Kanisius, Yogyakarta.
Miru, A. (2004). Hukum Perlindungan Konsumen. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Moegni, D. (1979). Perbuatan Melawan Hukum: Tanggung Gugat (Aansprakelijkheid) untuk Kerugian yang Disebabkan Karena Perbuatan Melawan Hukum. Pradnya Paramitha, Jakarta.
Moeloeng, L. J. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya, Jakarta.
Nalin, C., S. A. B. Saidi, M. Hariani, V. Mendrika, & F. Issalillah. (2022). The Impact of Social Disparities on Public Health: An Analysis of Service Access, Quality of Life, and Policy Solutions, Journal of Social Science Studies, 2(1), 39 – 46.
Nasution, B. J. (2005). Hukum Kesehatan: Pertanggungjawaban Dokter. Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.
Ridwan, H. R. (2003). Hukum Administrasi Negara, Cetakan Kedua. UII Press, Yogyakarta.
Satriawan, D. (2014). Tanggung Jawab Rumah Sakit terhadap Kerugian yang Diakibatkan oleh Tenaga Kesehatan. Universitas Lampung, Bandar Lampung.
Seran, M. & Setyowati, A. M. W. (2010). Dilema Etika dan Hukum dalam Pelayanan Medis. CV. Mandar Maju, Bandung.
Setiawan, R. (1999). Pokok-Pokok Hukum Perikatan. Putra A Bardin, Bandung.
Shinta, T. T. (2010). Perlindungan Hukum bagi Pasien. Prestasi Pustaka, Jakarta.
Soemitro, R. H. (1990). Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri (Cet. Ke-4). Ghalia Indonesia, Jakarta.
Sudarto. (1983). Hukum dan Perkembangan Masyarakat. Sinar Baru, Bandung.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Alfabeta, Bandung.
Sumaryono, E. (1995). Etika Profesi Hukum: Norma-Norma bagi Penegak Hukum. Kanisius, Yogyakarta.
Triwibowo, C. (2015). Etika dan Hukum Kesehatan. Nuha Medika, Yogyakarta.
Vitrianingsih, Y. & F. Issalillah. (2021). The National Legal System's Effectiveness in Handling Public Health Crises Responsively and Fairly, Journal of Social Science Studies, 1(2), 203 – 208
Widiyono. (2004). Wewenang dan Tanggung Jawab. Ghalia Indonesia, Bogor.